Berita CHI UX Indonesia

The ICEEE 2015 and the DDDMBD 2015

Dalam rangka menjalankan salah satu misi dari program studi Informatika, yaitu melakukan kegiatan kerja sama dengan institusi lain, maka program studi Informatika mengadakan kegiatan “The Fourth International Conference on E-Learning and E-Technologies in Education (ICEEE2015) and The International Conference on Database, Data Warehouse, Data Mining and Big Data (DDDMBD2015)”. Program studi Informatika bekerja sama dengan The Society of Digital Information and Wireless Communications (SDIWC) untuk mengadakan konferensi ini. Konferensi ini diadakan dengan harapan supaya para peneliti di bidang e-learning, e-technologies, database, data warehouse, data mining, dan big data dapat mendapatkan peluang untuk menghasilkan publikasi ilmiah pada jurnal internasional yang bereputasi baik. Kegiatan ICEEE & DDDMBD 2015 ini diadakan selama 2 hari dari Kamis, 10 September 2015, hingga Jumat, 11 September 2015. Hari pertama dari kegiatan berisikan presentasi dari tamu undangan beserta para peneliti yang didilaksanakan di Auditorium Universitas Surya. Sedangkan pada hari kedua diadakan kegiatan tour ke Kota Tua dan Monumen Nasional di Jakarta. Acara hari pertama (Kamis, 10 September 2015) dimulai dengan registrasi untuk mahasiswa program studi Informatika pada pukul 07:30 WIB. Sedangkan registrasi untuk para tamu undangan dan pembicara dilaksanakan pada pukul 08:00 WIB. Kemudian acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya pada pukul 08:20 WIB. Acara akhirnya resmi dimulai dengan kata sambutan dari Faizah Sari, Ph.D. selaku Wakil Rektor V Bidang Penelitian dan Kerjasama Universitas Surya dan dilanjutkan dengan kata sambutan dari Spits Warnars Harco Leslie Hendric, Ph.D. sebagai Ketua Umum Pelaksana Kegiatan ICEEE & DDDMBD 2015. Sebelum sesi presentasi paper dari masing-masing peserta konferensi dimulai, terdapat presentasi oleh keynote speakers dari SDIWC. Presentasi pertama pada pukul 08:40 WIB dibawakan oleh Eunice Sari, Ph.D. dengan topik... read more

Laporan Pelaksanaan Workshop Social IoT ICCI 2015

Internet of Things adalah sebuah gagasan untuk menghubungkan semua objek, (termasuk obyek sehari-hari seperti pot yoghurt, sepatu dan hidran pemadam kebakaran) dengan internet. Obyek-obyek tersebut diharapkan dapat berbagi data maupun aplikasi. Kemungkinan terhubungnya semua obyek sehari-hari dengan internet telah kerap dibahas, terutama dihubungkan dengan efisiensi usaha dalam manajemen rantai pasok (supply chain management) maupun dalam upaya otomatisasi rumah. Namun, kemungkinan bahwa keterhubungan semua obyek melalui internet (Internet of Things/IoT) ini sesungguhnya telah membuka kesempatan penelitian mengenai berbagai jenis interface maupun interaksi yang baru. Hingga kini tidak banyak penelitian yang secara detil membahas mengenai bagaimana orang dapat berinteraksi dan saling berhubungan. Selanjutnya, bagaimana orang-orang tersebut dapat terhubung dapat terhubung ketika ada kemungkinan aktivasi jaringan internet pada benda-benda tersebut. Bagaimana supaya suatu objek dapat dirancang sedemikian rupa agar dapat membantu manusia berhubungan, sehingga obyek tersebut dapat membantu manusia mengungkapkan perasaannya, menginspirasi, bahkan memperkuat kapasitas seseorang? Alat-alat tersebut bisa jadi terhubung karena kegiatan pemantauan lingkungan, berbagi informasi tentang kesehatan, konsumsi sumber daya, atau hal- hal lain yang menyebabkan terjadi interaksi sosial. Workshop ini dapat dihadiri oleh peneliti, akademisi atau praktisi industri dari bidang desain, ICT dan ilmu-ilmu sosial untuk merancang Internet of Things yang difokuskan pada studi kasus di Indonesia atau Asia. Tempat Pelaksanaan: Bali Creative Industry Center Animation and Promotion Building 2nd Floor Meeting Room Jl. WR. Supratman 302, Tohpati, Denpasar Bali Instruktur: Prof. Margot Brereton (Queensland University of Technology)* Alessandro Soro, Ph.D  (Queensland University of Technology) *Prof. Margot berhalangan hadir karena kendala penerbangan dari Australia ke Bali. Artikel selengkapnya dapat diunduh di... read more

Celebrating HCI and UX Community in Indonesia through CHIuXiD 2015

By Christine Pheeney and Eunice Sari CHI UX Indonesia held it’s inaugural CHIuXiD 2015, the ACM In-Coop International Conference on HCI and UX in Bandung, the city of flower on the 8-10 April 2015. More than 120 international participants and presenters represented from 10 countries gathered in the city that has hosted many great collaborations, including the Asia Africa conference which will be celebrate it’s 60th anniversary, later in April this year. The CHI UX Indonesia community has achieved a lot since their first UX Indonesia-Malaysia 2014 meeting less than a year ago in April 2014. Not only was that first meeting a great skill building time, it also served as the launching pad for the now 6 branches formed across Indonesia in DKI Jakarta, Bandung, Depok, Yogyakarta, East Java and Banten with more than 200 members. This community is active with the branches already having held UX boot camps, workshops, seminars and conferences at their locations and openly welcome sister branches to come along and share in expertise offered and offering as well as networking. Not only is this community active and growing, it has a very friendly and purposeful vibe. True to Indonesian form where most of the members are from, there is a very welcoming atmosphere. Blended with experiences of these members themselves, in international arenas, the community benefits from members of the global CHI community coming to learn together and make human computer interactions, great user experiences! The theme “CONNECT” flowed nicely throughout the conference. The keynote from Margot Brereton from Queensland University of Technology, Australia on Designing within Networks of Relations for New Forms... read more